Nyonya nyinyir: no longer blog engineer!

… Dengan Pria Lain

20 January 2009 · Leave a Comment

Tadi malem bareng suami baca Tempo terbaru yang di dalamnya ada topik tentang ”memakai” waria.

Waria itu ada karena pemakainya juga ada, Nah, secara waria banyak berkeliaran dan nggak habis-habis berarti permintaan pasar juga tinggi dong? analisa yang nggak keliru kan?!.

Tadinya gue nggak habis pikir,  yeaahh walaupun gue tahu bahwa sebagian besar manusia mempunyai potensi biseksual, tapi apakah segitu banyaknya pria-pria yang akhirnya (memilih untuk menjadi) abnormal?

Ternyata jawaban para “pemakai” waria bener-bener di luar dugaan gue. Sama sekali nggak kepikiran. Kebanyakan dari pemakai waria bukanlah pria-pria yang salah berorientasi seksual. Mereka normal! Hanya saja mereka kurang mendapatkan kepuasan seksual dari istri mereka hingga akhirnya yaaaa begitu deehhh.. 

Daaann, kenapa mesti pake waria? Karena menurut mereka:

Memakai waria membuat mereka merasa win-win, karena di satu sisi mereka merasa tidak mengkhianati istrinya dengan berselingkuh dengan wanita lain, di sisi lain mereka mendapatkan kepuasan seksual yang tidak mereka dapatkan dari istrinya.

Secara si waria itu juga pria gitu lhoooo, mereka pasti tahu “treatment” apa saja dan bagian tubuh mana saja yang perlu dirangsang supaya para pemakainya bisa terbang melayang..

Hmm, mau apapun alasannya, yang beginian ini juga termasuk selingkuh. Tapi kok rasanya lebih acceptable ya? Maksud gue, kalo (ih amit-amit jangan sampe.. tapi berandai-andai KALAU misalnya..) pasangan kita selingkuh ama pria lain kok rasanya ga bakalan terjadi huru-hara ya? ga ada keinginan untuk berkonfrontasi.. apalagi sedih-sedihan sampe nangis bombay segala. Kalo selingkuhnya ama wanita lain (amit-amit juga, jangan sampe deh) kan kebayang “Hwuaaahhh!!!!”, sebuah gugatan bisa melayang.

Gue suka bingung sama ibu-ibu yang suka ada di rubrik-rubrik curhat majalah yang merasa sakit hati bangeeeeetttttt pas tahu suaminya selingkuh sama pria lain. Menurut si ibu-ibu ini lebih baik suaminya selingkuh ama wanita lain. Bingung aja, bukannya lebih sakit hati kalo suami selingkuh ama wanita lain ketimbang ama pria lain ya?

Hmmm, ini gue yang aneh punya pendapat kayak gitu apa gimana ya?

Eniwe, back to topik, di artikel Tempo itu juga ditulis kalau para pengguna jasa waria ini sebetulnya awalnya cuma iseng aja menuntaskan “kepuasan” yang nggak mereka peroleh dari istrinya. Ehhh lama-lama jadi nagih.. Hihihi… makanya jangan coba-coba.. :)

Categories: Ga Penting

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment