Gue kadang-kadang suka bermasalah dengan “membaca petunjuk tertulis” karena gue bisa mengartikan satu kalimat ke dalam berbagai definisi. In any case! Apalagi kalo petunjuknya nggak detail! Salah satunya adalah cara membuat susu formula.
Hehe, buat anda-anda yang kesulitan menginterpretasikan petunjuk penyajian susu formula di kaleng susu, berarti punya masalah yang sama dengan gue, dulu jaman pertama kali gue bikin susu Formula
***
Kalo tertulis di kaleng susu:
5 sendok takar = 150 ml air
Pertanyaan gue dulu:
“Kalau Ayodya mau minum 30 ml aja kan berarti 1 sendok takar kan ya?”
Trus kenapa ditanyain?
Soalnya takut efeknya beda antara:
- Bikin dulu 150 ml dengan 5 sendok takar susu, baru kita ambil 30 ml bagian dari 150 ml itu…
atau
- Bikin 30 ml susu langsung dari 1 sendok takar
Soalnya kalo kimia analisis, beda cara bikin, bisa beda hasil lhooo
![]()
***
Kalo tertulis di kaleng susu:
5 sendok takar = 150 ml air
Pertanyaan gue dulu:
Itu maksudnya gimana? apakah..
- Kita masukkan dulu 5 sendok takar susu ke dalam botol susu, lalu dikasih air suam-suam kuku hingga bacaan di botol jadi 150 ml?
atau
- Kita masukkan dulu air ke dalam botol sebanyak 150 ml lalu kita tambahkan susu sebanyak 5 sendok takar? which results can be more than 150 ml..
Setelah tanya sana-sini, akhirnya yang bener adalah masukin dulu air hangatnya ke botol sebanyak 150 ml, baru masukin susu 5 sendok takar. Lebih dari 150 ml dong jadinya? yaaa.. gitu deh.
Makanya gue nggak suka petunjuk tertulis yang nggak detail. Bisa multi interpretasi

